Ini Ceritaku Hari Ini, Apa Ceritamu ??

Senin 27 Juni 2011, ada apa di hari ini ?, saya katakan hari ini tidak ada yang spesial, disini saya hanya mencoba untuk sedikit mengeluarkan unek-unek (seperti kata Uya Kuya), …

Ceritanya begini, “simak baik-baik ya !”, Tetangga saya yang sudah saya anggap seperti keluarga saya sendiri sedang mengadakan acara hajatan yaitu khitanan  sejak beberapa hari terakhir, dan dalam acara tersebut keluarga mereka berkumpul, sore tadi ketika acara hajatan mereka sudah akan selesai beberapa keluarga pun akan pulang kembali ke rumah masing-masing, kebetulan rumah kerabat mereka tersebut jauh ada di purworejo, Nah.. tadi saya ditelpon dimintai tolong untuk mengantarkan mereka, dan langsung saya jawab “ya“, karena sore tadi saya memang sedang senggang, cuma tadi yang membuat saya agak canggung adalah “sekitar tiga hari mereka menggelar acara hajatan tidak sekalipun saya datang ke sana, yah untuk sekedar mengucapkan selamat atau juga mencicipi banyak makanan di sana, (lah bagaimana sih,tadi katanya sudah saya anggap seperti keluarga sendiri, hehe..) nah..! maka dari itu ketika saya dimintai tolong oleh mereka, dalam benakku ada rasa tidak enak juga sih sama mereka, tapi tidak apa lah, sekalian saja sekarang daripada tidak sama sekali”.

Akhirnya saya datang juga ke sana, ternyata yang akan saya antar ada 4 orang wanita yang semuanya sudah lebih dari 50 kali berulang tahun (sepertinya sih…! soalnya tadi tidak sempat menanyakannya), saya meminta seorang kerabat lain untuk ikut menemani, jalan Wonosobo-Purworejo sepi lumayan serem buat teman ngobrol pulangnya nanti, dan kami pun berangkat menggunakan mobil Carry milik mereka.

Saya menyetir, di sebelah saya adalah Nenek dari yang di Khitan, sudah tua, dalam perjalanan kami lebih banyak diam (lha bagaimana kami bingung mau ngobrol apa, masa’ saya ajak dia membicarakan ShaggyDog yang sedang manggung di Sasana Adipura ?, mana ngerti dia yang begituan, atau saya ajak membicarakan cabe dan sawi, hahaha… ! ga kebayang deh) lagian nenek juga sepertinya konsentrasi sekali menjaga agar tidak mabuk darat, lihat saja sepanjang perjalanan plastik kresek selalu dipegangnya!, .. mending konsentrasi nyetir saja sambil menikmati perjalanan, jalanan Wonosobo-Purworejo berliku enak buat driving, awalnya pelan lalu saya tambah kecepatan dan saya tambah lagi, sepertinya penumpang tetap tenang (ga tau deh kalau mereka ternyata tenang karena tegang dibawa ngebut, hehe..) maka jadilah saya enjoy adu speed dengan sebuah Hyundai Trajet di jalanan berkelok, meski akhirnya ditinggal jauh hilang entah kemana itu mobil di depan.

Sekitar satu setengah jam perjalanan akhirnya kami sampai di rumah sang Nenek, semua penumpang turun di sana, karena sudah masuk waktu Maghrib saya numpang sholat dulu, lalu ngopi sebentar dan langsung cabut kembali pulang, perjalanan pulang jalan santai, dalam hatiku heran pada diriku, “tadi waktu berangkat membawa balita (bawah limaratus tahun) ngebut, sekarang saat cuma berdua dengan seorang lelaki malah jalan santai, hah .. ga tau deh kenapa”, di perjalanan saya mendahului sebuah Truk pengangkut galon Aqua yang ternyata pengemudinya tetangga sedesa kami, saya klakson dia membalas, tapi sepertinya dia tidak tahu siapa yang ada di dalam mobil ini, saya jalan terus dan didepannya ada Truk lagi kali ini mengangkut pasir, saat saya mendahului ternyata sopirnya tetangga satu desa juga, saya paham Truknya, saya klakson dia membalas, tapi sepertinya sama dia juga tidak tahu siapa kami.

Di daerah Kepil sekitar perbatasan Purworejo-Wonosobo di pinggir jalan ada beberapa penjual duren, saya berhenti coba menawar siapa tahu dapat murah, lagian sudah lama ada satu tahun lebih saya tidak menikmati duren, kecuali beberapa waktu yang lalu sempat sekali menikmati es duren, tapi es duren kan bukan duren lagian durennya cuma seiprit, .. belum juga mulai menawar Truk pengangkut pasir tadi lewat, si sopir melihat kami dan diapun ikut berhenti dan menghampiri kami, semenit kemudian truk galon aqua juga lewat, dia berhenti tapi dia tidak turun cuma ngobrol sebentar lalu jalan lagi, karena duren yang ditawar terlalu mahal sopir truk pasir pun memutuskan jalan lagi, padahal sudah saya tawari untuk menikmati duren dulu tapi katanya pasirnya sudah ditunggu takut kelamaan, ya sudah jadilah 2 buah duren cuma kami nikmati berdua, di daerah kepil ini duren masih jarang makanya harganya masih mahal, penjual mintanya 2 buah 50 ribu, kami tawar akhirnya dapat deh 2 buah 35 ribu, durennya manis tapi dagingnya tipis, kata yang jual sih ini duren musim ketiga (musim kemarau), manis tapi dagingnya tipis.

Setelah menikmati duren kami pun melanjutkan perjalanan pulang, sempat ketemu hujan sepanjang perjalanan Kepil-Kalikajar, padahal daerah kami sudah beberapa hari tidak ada hujan, memasuki kertek jalan ramai, banyak sepeda motor menuju kota Wonosobo, sepertinya mereka mau nonton Shaggydog di Sasana Adipura, Oh ya, malam ini di Sasana Adipura Wonosobo ada acara malam penganugerahan Duta Pariwisata Wonosobo, dengan bintang tamu ShaggyDog. Jalan santai sambil ngobrol, dan saat memasuki daerah binangun ada yang aneh dengan laju mobil, saya menepi dan berhenti tepat di depan pasar binangun, saya turun dan saya amati dan ternyata ban kanan belakang kempes, jiah… !, ada-ada saja padahal sudah dekat juga, sempat kerepotan nyari dimana dongkrak disimpan akhirnya ketemu juga, ada untungnya ban yang kempes sebelah kanan jadi mobil mudah di dongkrak karena posisi ban ada diatas aspal yang keras, bila sebelah kiri yang kempes berarti harus mencari pijakan untuk dongkrak karena ban ada diatas tanah, cuma bila di sebelah kanan agak ngeri juga dengan kendaraan yang lewat, mana jalanan tadi cukup ramai dan di mobil ini tidak kutemukan ada segitiga pengaman, lumayan keringetan ngungkit dongkrak (padahal suhu udara saat tadi dingin banget) akhirnya selesai juga mengganti ban, kami pun melanjutkan perjalanan hingga sampai di rumah, sungguh perjalanan yang panjang.

cerita ini mungkin sangat tidak menarik buat anda yang membaca, tapi cukup seru bagiku, maka ini sebelum tidur saya sempatkan sejenak untuk menuliskan unek-unek ku ini, terima kasih telah sudi membaca.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: