Bayar Pajak Sepeda Motor

Siang tadi saya ke kantor Samsat buat bayar pajak motor ku, rencana ingin berangkat sepagi mungkin agar tidak terjebak antrian panjang tidak bisa terlaksana lantaran pagi harinya ada tugas yang harus saya kerjakan terlebih dahulu, Saya baru bisa berangkat pukul 9.45 wib, dalam hatiku berkata “sudah siang, wah ini di kantor samsat pasti sudah ngantri nih, bisa-bisa jam 12 lebih baru kelar, karena seperti pengalaman yang sudah selalu begitu”, seperti biasa sebelum sampai ke kantor samsat saya selalu mampir ke fotokopian buat fotokopi persyaratannya, BPKB, STNK, juga KTP.

Di tempat fotokopi saya bertemu dengan seseorang yang ternyata juga punya tujuan yang sama denganku, kami mengobrol sejenak seputar pembayaran pajak kendaraan, dan dari dia pula saya mengetahui bahwa kantor Samsat Wonosobo telah berpindah tempat, entah sejak kapan saya pun baru tadi mengetahuinya, padahal kantor samsat yang lama selalu saya lewati ketika akan pergi ke kota, tapi saya tidak pernah memperhatikan, yang saya tahu bahwa ada sebuah gedung di sebelah tenggara Alun-alun Wonosobo bekas kantor Bank Jateng sebelumnya telah dipersiapkan untuk kantor Samsat, saya mengetahui dari tulisan yang sudah terpasang jauh hari, berarti disitulah kantor samsat sekarang berada, tapi ya sudahlah itu tidak penting dalam batinku, yang penting sekarang segera ke kantor samsat sebelum terlalu siang,

Sejenak sebelum meluncur ke kantor samsat sempat terucap kata pujian dari orang yang bersama di fotokopian tadi yang ditujukan kepada motor Tigerku, “Tahun berapa mas ?” kata dia, “95” jawabku, “wah masih mulus ya, kelihatan lebih terawat dibanding motorku yang tahun 96” katanya sembari mengamati motorku dan membandingkan dengan motornya yang juga bertipe sama, dalam hatiku ada rasa bangga memiliki kendaraan tua tapi terawat, tidak sia-sia saya merawatnya selama ini, dan tidak tergiur dengan motor keluaran baru yang lebih keren dan modern, meski mungkin sebenarnya juga karena belum mampu saja untuk mendapatkan gantinya, hehe …

Sampai di kantor samsat saya langsung masuk, memperhatikan dulu sejenak situasi di dalam, ternyata tidak jauh berbeda dengan di kantor yang lama, terutama dalam hal cara kerjanya, padahal saya berharap ada cara baru dalam hal pembayaran pajak, saya teringat beberapa waktu yang lalu saya sempat membayar pajak kendaraan di kantor samsat 1 kota Semarang, dimana disana ada layanan kilat, dan pada saat itu saya memang hanya membutuhkan waktu tidak lebih dari 10 menit untuk menyelesaikan semua proses pembayaran, dan tadi siang saya berharap ada sistem pembayaran seperti yang di semarang, tapi ternyata harapan saya tidak terwujud, saya tetap harus melalui tahap demi tahap pembayaran, dan dari semua tahap tersebut sampai dengan selesai membutuhkan waktu sekitar satu setengah jam, padahal siang tadi kondisi kantor samsat tidak seramai biasanya, terbukti sampai saat saya keluar sekitar pukul 11.30 nomor antrian baru di angka 71, padahal biasanya yang saya amati pada jam tersebut nomor antrian sudah berada di angka ratusan, mungkin karena tadi hari sabtu.

Kenapa di kantor samsat Wonosobo tidak memberlakukan sistem pembayaran kilat sebagai salah satu layanannya, mungkin pihak samsat punya pertimbangan sendiri, sebagai masyarakat saya hanya bisa membandingkan, hal ini bisa dilakukan di Semarang kenapa tidak di sini yang sepertinya jumlah kendaraannya lebih sedikit, entahlah, saya tidak tahu dan tidak ingin tahu,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: